Heart in Bottle

heart_in_bottle.jpg

Precious Love is only happen once in a lifetime,,
but doesn’t mean inside the bottle of heart,,

Advertisements

Memories

i_love_this_city

Memories

 

We live just like a Recording.
(Kita hidup seperti Rekaman.)
Always record everything.
(Selalu merekam segalanya.)
It doesn’t matter if it’s small think.
(Tidak peduli jika itu hal kecil.)
It doesn’t matter if it’s big think.
(Tidak peduli jika itu hal besar.)

.

Every records always be saved.
(Setiap rekaman selalu disimpan.)
We put Sweet & Good record,
(Kita menaruh rekaman Manis & Bagus,
In a good care.
(Dalam perawatan yang baik.)
But we put Worst & Bad record,
(Tapi kita menaruh rekaman Buruk & Jelek,)
In different way from care.
(Dalam cara yang berbeda dari perawatan.)

.

We always try to Recall the Memory,,
(Kita selalu mencoba untuk Mengingat Memory,,)
From someone that we hold so dear.
(Dari seseorang yang kita sangat sayang.)
But we always try to Throw the Memory,,
(Tapi kita selalu mencoba untuk Melempar Memory,,)
That Hurt the most.
(Yang paling Menyakitkan.)
And become Dream.
(Dan menjadi Mimpi.)

.

Every records are not the same.
(Setiap rekaman tidaklah sama.)
Yet, there is a possibility that might happen.
(Namun, disana ada kemungkinan itu bisa terjadi.)
Through a dream that called Nightmare.
(Melalui mimpi yang disebut Mimpi Buruk.)
Even Worst than a Blank Dream.
(Walau lebih Buruk daripada Mimpi Hampa.)

.

If it’s something you’re meant to forget, you will.
(Jika itu adalah sesuatu yang dimaksudkan untuk kau lupakan, kau akan.)
Without even thinking that you want to forget.
(Tanpa berfikir bahwa kau ingin melupakannya.)
Because the more time you think you want to forget,
(Karena semakin kau memikirkan ingin melupakan,)
The Stronger those Memories become.
(Semakin Kuat Memories tersebut.)

.

How to Respond,,
(Bagaimana Merespondnya,,)
How to Answer,,
(Bagaimana Menjawabnya,,)
And how to take those Memory as a Lesson itself,,
(Dan bagaimana mengambil Memori itu sebagai Pelajaran itu sendiri,,)
Will lead to Personality,,
(Akan mengarah ke Kepribadian,,)
That create what we’re now.
(Yang membuat kita seperti sekarang.)

 

by: Resaid of Story

Puzzle Boy

puzzle_boy_sign

Puzzle Boy

 

Every single person have their Puzzle,,

(Setiap orang punya Puzzle mereka,,)

Every single Puzzle have a Thousands Piece,,

(Setiap Puzzle punya Ribuan Bagian,,)

Every single Piece are always Different,,

(Setiap Bagian yang selalu Berbeda,,)

But the Different itself can fill another Puzzle.

(Tapi Perbedaan itu sendiri bisa mengisi Puzzle lainnya.)

They are Unique, also Rare.

(Mereka Unik, juga Jarang.)

Can you find them without Seeing,,

(Bisakah kau menemukan mereka tanpa Melihatnya,,)

Can you see them without Realizing,,

(Bisakah kau melihat mereka tanpa Menyadarinya,,)

Can you realize them without Knowing,,

(Bisakah kau menyadari mereka tanpa Mengetahuinya,,)

And yet, nobody know how it look like.

(Dan lagi, tidak ada yang tau bagimana bentuknya.)

Also,,

(Juga,,)

Can you feel a Feeling that doesn’t have any Feeling,,

(Bisakah kau merasakan Perasaan yang tidak punya Perasaan sedikit pun,,)

Can you Understand a things that doesn’t have a Meaning,,

(Bisakah kau Mengerti hal-hal yang tidak punya Arti tertentu,,)

Can you Saying a word that doesn’t have any Words,,

(Bisakah kau Mengatakan kata yang tidak punya Kata-kata,,)

Can you see a Thing that doesn’t have any Objects,,

(Bisakah kau melihat Hal yang tidak punya Objek,,)

Can you Listen a song that doesn’t have any Voice,,

(Bisakah kau Mendengar lagu yang tidak punya Suara,,)

Can you Listen what I See,,,

(Bisakah kau Mendengar apa yang aku Lihat,,)

Can you See what I Saying,,,

(Bisakah kau Melihat apa yang aku Katakan,,)

Can you Saying what I Understand,,,

(Bisakah kau Katakan apa yang aku Mengerti,,,)

Can you Understand what I Feel,,,

(Bisakah kau Mengerti apa yang aku Rasakan,,,)

Also, can you Feel what I am now,,,

(Juga, bisakah kau Rasakan apa aku sekarang,,,)

When I wrote your name in the Sky, the Wind blew it away.

(Disaat aku menulis namamu di Langit, Angin menghembusnya.)

When I wrote your name in the Sand, the Water washed it away.

(Disaat aku menulis namamu di Pasir, Air membasuhnya.)

When I wrote your name in the Stone, the Thunder zapped it away.

(Disaat aku menulis namamu di Batu, Petir menyambarnya.)

And, when I wrote your name in my Heart,,

(Dan, disaat aku menulis namamu di Hatiku,,)

You Destroy it away without any Reason.

(Kau Menghancurkannya tanpa Alasan apapun.)

Can you Listen a Scream of Broken-Heart.

(Bisakah kau Mendengar Tangisan Patah Hati.)

Can you see what is Happen behind Smile.

(Bisakah kau melihat apa yang Terjadi dibalik Senyuman)

Can you Saying something with your Heart.

(Bisakah kau Mengatakan sesuatu dengan Hatimu.)

Can you Understand between Love & be Loved.

(Bisakah kau Mengerti antara Cinta & Mencintai.)

Even so, can you feel a Feeling that I didn’t ask for.

(Walau begitu, bisakah kau merasakan Perasaan yang tidak aku inginkan.)

Because I can’t Remember when, my Heart filled with Puzzle,,

(Karena aku tidak Mengingat kapan, Hatiku terisi dengan Puzzle,,)

The words you said to me, they couldn’t set me Free.

(Kata-kata yang kau katakan padaku, mereka tidak bisa membebaskanku.)

The Storm is rolling in, the Thunders loud it hurts my Ears,,

(Badai bergulir, Guntur keras menyakiti Telingaku,,)

The Clouds around me, Freeze every step I make,,

(Awan disekitarku, Membekukan setiap langkah yang aku buat,,)

I’m stuck here in this Frozen-Heart, to become what I am now..

(Aku terjebak didalam Frozen-Heart, untuk menjadi diriku saat ini..)

 

 

By: Resaid of Story

Smile

happy_and_broken

Smile

 

Can you understand a Smile?

(Bisakah kau mengerti sebuah Senyuman?)

From somebody,,

(Dari seseorang,,)

From someone that you Love,,

(Dari seseorang yang kau Cintai,,)

That you Dear,,

(Yang kau Sayang,,)

And that you Care about.

(Dan yang kau Pedulikan.)

Do you understand a Smile,,?

(Apa kau mengerti sebuah Senyuman,,?)

That hided Sadness & Sorrow,,

(Yang menyembunyikan Kesedihan & Duka,,)

That hided Anger & Hatred,,

(Yang menyembunyikan Amarah & Kebencian,,)

That hided Confuse & Loneliness,,

(Yang menyembunyikan Kebingungan & Kesepian,,)

That hided Despair & Gloomy.

(Yang menyembunyikan Putus Asa & Suram.)

But also,,

(Tetapi juga,,)

Can you see a Difference from it,,

(Bisakah kau melihat Perbedaan dari itu,,)

A Difference that tell the Truth,,

(Perbedaan yang mengatakan Kebenaran,,)

Behind our Shadow,,

(Dibalik Bayangan kita,,)

That reflected by a mirror.

(Yang tercermin dari cermin.)

Like a Breeze that can’t be Touched,,

(Seperti Angin yang tidak dapat Disentuh,,)

Can be Feeling, but also can’t be see.

(Bisa Dirasakan, tapi juga tidak bisa dilihat.)

When I look up at the Sky,,

(Disaat aku melihat ke atas Langit,,)

A Breeze bring in the Leafs to Dance,,

(Angin membawa Dedaunan untuk Menari,,)

Getting strong and bring in the Rains,,

(Semakin kuat dan membawa Hujan,,)

Hoping they wash my Smile,,

(Berharap mereka membasuh Senyumanku,,)

Smile that hided a Broken-heart,,

(Senyuman yang menyembunyikan Patah Hati,,)

Smile that hided a Tears,,

(Senyuman yang menyembunyikan Air Mata,,)

Smile that hided a Guilty Feeling,,

(Senyuman yang menyembunyikan Rasa Bersalah,,)

And Smile that always you Admire.

(Dan Senyuman yang selalu kau Kagumi.)

When I was Small,,

(Disaat aku masih Kecil)

I Laughed less but there was Infinite hidden Happiness.

(Aku Tertawa sedikit tetapi ada Kebahagian tersembunyi yang Tak Terbatas.)

As I grew up I learn to Laugh a lot to hide the unspoken Sadness & Sorrow.

(Disaat aku tumbuh aku belajar untuk banyak Tertawa untuk menyembunyikan Kesedihan & Duka tak terucap.)

But it was a Mistake to let myself lost within it.

(Tapi itu Kesalahan untuk membiarkan diriku sendiri hilang didalamnya.)

Because Smile also can change Personality,,

(Karena Senyuman juga bisa mengubah Kepribadian,,)

Which changed the way we’re before,,

(Yang mengubah diri kita yang dulu,,)

Until this day.

(Hingga saat ini.)

 

 

By: Resaid of Story