The Past

future-present-past-wide-i

The Past

 

Every single person have The Future to look ahead,

(Setiap orang memiliki Masa Depan untuk melihat ke depan,)

The Present to live on & try to make better,

(Masa Kini untuk hidup & mencoba untuk membuat lebih baik,)

And The Past that make who we are now.

(Dan Masa Lalu yang membuat siapa kita sekarang.)

The Past and The Future aren’t the same,

(Masa Lalu dan Masa Depan tidaklah sama,)

But they’re not completely separate.

(Tapi mereka tidak benar-benar terpisah.)

.

Even so, people keep assume shit,

(Meski begitu, orang tetap berasumsi omong kosong)

About The Past & Judge them.

(Tentang Masa Lalu & Menilai mereka)

Without knowing how Painful it is,

(Tanpa mengetahui bagaimana menyakitkan itu,)

Without Understand what they said,

(Tanpa Memahami apa yang mereka katakan,)

And what we choose that time.

(Dan apa yang kita pilih saat itu.)

.

Don’t Judge us by The Past,

(Jangan Menilai kita dari Masa Lalu,)

We don’t live there anymore.

(Kita tidak tinggal di sana lagi.)

Who are you to Judge us?

(Siapa kau Menilai kita?)

We know we are not Perfect,

(Kita tahu kita tidak sempurna,)

And we don’t claim to be.

(Dan kita tidak mengklaim untuk menjadi.)

.

But, before you start pointing finger,

(Tapi, sebelum kau memulai menunjuk jari,)

Make sure your own hands are clean.

(Pastikan tanganmu sendiri bersih.)

Not everyone deserves to know the real us,

(Tidak semua orang layak untuk mengetahui kita yang sebenarnya,)

We let you criticize who you think we are,

(Kita membiarkanmu mengkritik siapa kita menurutmu,)

To let you wonder who we really are.

(Untuk membiarkanmu bertanya-tanya siapa kita sebenarnya.)

.

We never underestimate ourselves,

(Kita tidak pernah meremehkan diri kita sendiri,)

Based on other opinions.

(Berdasarkan pendapat orang lain.)

Our value doesn’t decrease,

(Nilai kita tidak menurun,)

Based on someone’s inability to see our Worth.

(Berdasarkan ketidakmampuan seseorang untuk melihat Nilai kita.)

That only judge us by The Past.

(Yang hanya menilai kita dari Masa Lalu.)

.

We can’t change The Past easily,

(Kita tidak bisa mengubah Masa Lalu dengan mudah,)

Even if we have a chance to change them,

(Bahkan jika kita memiliki kesempatan untuk mengubah mereka,)

When we do, we will lose ourselves today.

(Ketika kita melakukannya, kita akan kehilangan diri kita hari ini.)

Life Always offers us a second chance,

(Hidup Selalu menawarkan kita kesempatan kedua,)

It’s called Tomorrow.

(Itu disebut Hari Esok.)

.

Stop wasting time to get upset,

(Berhenti membuang-buang waktu untuk marah,)

At those who criticize our life.

(Pada orang-orang yang mengkritik kehidupan kita.)

It’s always someone, who has no

(Itu selalu orang, yang tidak)

Idea of the price we paid to get to

(Tahu apa yang kita lewati hingga sampai)

Where we are today.

(Dimana kita hari ini.)

.

You never really understand a person,

(Kau tidak pernah benar-benar memahami seseorang,)

Until you consider things from his point of view,

(Sampai kau mempertimbangkan hal-hal dari sudut pandangnya,)

Until you climb into his skin and walk around in it.

(Sampai kau naik ke kulitnya dan berjalan-jalan di dalamnya.)

Trying to figure out what make us into us,

(Mencoba untuk mencari tahu apa yang membuat kita menjadi kita,)

And what happen up till now, where we stand.

(Dan apa yang terjadi sampai sekarang, di mana kita berdiri.)

.

In our life, We have lived, We have love,

(Dalam kehidupan kita, Kita hidup, Kita punya cinta,)

We have lost, We have missed, We have hurt,

(Kita kehilangan, Kita merindukan, Kita terluka,)

We have trusted, We have made mistake,

(Kita percaya, Kita telah membuat kesalahan,)

But most of all, We have Learned.

(Namun yang paling penting, Kita Belajar.)

From the day that keep passing.

(Dari hari yang terus berlalu.)

.

Yesterday is History, Tomorrow is a Mystery,

(Kemarin adalah sejarah, Besok adalah Misteri,)

But today is a Gift, that is why it’s called “The Present.”

(Tapi hari ini adalah Hadiah, itulah sebabnya itu disebut “Masa Kini.”)

We never stop Learning from our History & Gift,

(Kita tidak pernah berhenti Belajar dari Sejarah kita & Hadiah,)

Not in a single second or even a single life,

(Tidak dalam satu detik atau bahkan hidup,)

Because life never stop Teaching.

(Karena hidup tidak pernah berhenti Mengajari.)

.

Pain make us Stronger to Stand,

(Rasa Sakit membuat kita Lebih Kuat untuk berdiri,)

Tears make us Braver to Face,

(Air mata membuat kita Lebih Berani untuk Menghadapi,)

Heartbreak make us Wiser to Choose.

(Kesedihan hati membuat kita Lebih Bijaksana untuk Memilih.)

So thank to the History, for a better Mystery.

(Maka bersyukurlah ke Sejarah, untuk Misteri yang lebih baik.)

That change our life, to be what we have right now.

(Yang mengubah hidup kita, menjadi apa yang kita miliki sekarang.)

.

Making a big life change is Pretty Scary.

(Membuat perubahan hidup yang besar itu cukup Menakutkan.)

But, you know what’s even Scarier? REGRET.

(Tapi, kau tahu apa yang lebih Menakutkan? PENYESALAN.)

Regret for doing nothing without trying,

(Menyesal untuk tidak melakukan sesuatu tanpa berusaha,)

Regret for what you saying without understanding,

(Menyesal untuk apa yang kau katakan tanpa pengertian,)

And Regret for anything else you’ve done to the others.

(Dan Menyesal untuk apa pun yang kau lakukan kepada orang lain.)

.

We are, who we are.

(Kita adalah kita.)

Your approval is not needed.

(Persetujuanmu tidak diperlukan.)

Maybe our History as Bad as Despair.

(Mungkin Sejarah kita Seburuk Keputusasaan.)

But we believe our Mystery as Good as Hope.

(Tapi kita percaya Misteri kita Sebaik Harapan.)

To be able to walk through any wall on our way.

(Untuk dapat berjalan melalui dinding di perjalanan.)

.

But if even after all this talk,

(Tetapi jika bahkan setelah semua pembicaraan ini,)

People keep saying something bad about us,

(Orang-orang terus mengatakan sesuatu yang buruk tentang kita,)

Keep Judge us as if they know us,

(Terus Menilai kita seolah-olah mereka tahu kita,)

Don’t feel bad, just remember.

(Jangan merasa buruk, hanya ingat.)

“Dogs Bark if they don’t know the person.”

(“Anjing Menggonggong jika mereka tidak mengenal orang tersebut.”)

 

 

By; Resaid of Story

Advertisements

Author: resaidofstoryofficial

“As a simple Rational person I was like an ice crystals which stored in a small diamond box filled with water and locked, it long enough being locked so that the boxes become froze.” I have many name, but most of the time my mother call me “Adreas”. My birthday is not one that can easy to remember, 9 day after Christmas eve & 2 day after new years, 1995. As such I have hobby to drawing & writing poem, using literature in small article & being complained by friends because talking like Philosophy, since then I start to write something like this.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s