Under The Tree & Noise within My Heart

drawing-0080

Under The Tree & Noise within My Heart

 

I just thought about it..

(Aku hanya berpikir tentang hal itu ..)

About what I thought right here, under the tree,,

(Tentang apa yang aku pikirkan di sini, di bawah pohon,,)

And under the sky which be accompanied with cloud..

(Dan di bawah langit yang disertai dengan awan ..)

Watch a cloud that protect me from the sun, make everything more calm,,

(Melihat awan yang melindungiku dari sinar matahari, membuat segalanya lebih tenang,,)

And let the wind flowing around me, make everything feel calm.

(Dan membiarkan angin mengalir di sekitarku, membuat semuanya terasa tenang.)

But I’m still thought about it although I feel calm right here,,

(Tapi aku masih berpikir tentang hal itu meskipun aku merasa tenang di sini,,)

The question is, what I thought?

(Pertanyaannya adalah, apa yang aku pikirkan?)

I just thought about nothing, but my thought always said;

(Aku hanya tidak berpikir tentang apa-apa, tapi pikiranku selalu mengatakan;)

“Once there’s someone who is really impressing and really meaningful in your heart, you will never forget about that person, you will even want that person….

(“Begitu ada seseorang yang benar-benar mengesankan dan benar-benar berarti dalam hatimu, kau tidak akan pernah melupakan orang itu, kau bahkan akan menginginkan orang itu ….)

And that is how we can call true love?

(Dan itu adalah bagaimana kita dapat memanggilnya cinta sejati?)

No one can compare and defeat that person except the new one that is even much greater than the former one…

(Tidak ada yang bisa membandingkan dan mengalahkan orang itu kecuali yang baru yang bahkan jauh lebih hebat daripada  mantan …)

This new one is hyper difficult to find out…

(Yang satu ini sangat sulit untuk ditemukan …)

Till we all hesitantly to keep hoping on the former..

(Sampai kita semua ragu-ragu untuk terus berharap pada mantan ..)

To melt the heart that already frozen..

(Untuk meluluhkan hati yang sudah membeku ..)

As a good man, we won’t treat the newcomers inhumanly..

(Sebagai seorang pria yang baik, kita tidak akan memperlakukan para pendatang baru tidak manusiawi ..)

But as a bad man, if she doesn’t get the true love, the newcomers will be just the prey of their revenge upon something called unrequited love.”

(Tapi sebagai orang jahat, jika dia tidak mendapatkan cinta sejati, para pendatang baru akan hanya menjadi mangsa mereka dendam atas sesuatu yang disebut cinta tak terbalas. “)

And when My thought said that, My heart answer everything;

(Dan ketika pikiranku mengatakan itu, Hatiku menjawab segalanya;)

“Maybe you can’t find an love that like your former,,

(“Mungkin kau tidak dapat menemukan cinta yang seperti mantanmu,,)

But if you continue like this, you will hurt someone that try to love you,,

(Tetapi jika kau terus seperti ini, kau akan menyakiti seseorang yang mencoba untuk mencintaimu,,)

Someone that really love you and you doesn’t care about it,,

(Seseorang yang benar-benar mencintaimu dan kau tidak peduli tentang hal itu,,)

And of course, that will hurt yourself too..

(Dan tentu saja, itu akan menyakiti dirimu juga ..)

Is that what you really want?

(Apakah itu yang kau inginkan?)

As a good man, you always try to answer her love without make her crying and try to make her just like your former,,

(Sebagai seorang pria yang baik, kau selalu mencoba untuk menjawab cintanya tanpa membuatnya menangis dan mencoba untuk membuat dia seperti mantanmu,,)

But as a bad man, you can’t lie to yourself forever and let her falling in love with you more deep than everything..”

(Tapi sebagai orang jahat, kau tidak bisa berbohong kepada dirimu sendiri selamanya dan membiarkan dia jatuh cinta denganmu lebih dalam daripada segalanya .. “)

And in the end, My Heart be argumentation with My Thought,,

(Dan pada akhirnya, Hatiku berargumentasi dengan Pikiranku,,)

Which make me dizzy to thought all of it..

(Yang membuatku pusing untuk memikirkan semua itu ..)

But when everything become vaguely, Myself inform me a words that change me..

(Tapi ketika segalanya menjadi samar-samar, Diriku memberitahuku sebuah kata-kata yang mengubahku ..)

When you standing in front of mirror,,

(Ketika kau berdiri di depan cermin,,)

What you can see?

(Apa yang bisa kau lihat?)

You just see yourself is not your past self, but it still yourself because that was yourself memory,,

(Kau hanya melihat dirimu bukanlah diri masa lalumu, tetapi masih dirimu karena itu memori dirimu sendiri,,)

Which can’t be erase so easy by me, by time, nor by someone..

(Yang tidak bisa dihapus begitu mudah olehku, oleh waktu, atau oleh seseorang ..)

And what you see when you lie down under the tree?

(Dan apa yang kau lihat ketika kau berbaring di bawah pohon?)

You just saw the brighter light above the tree,,

(Kau hanya melihat cahaya terang di atas pohon,,)

Leaf of the tree that protect you from the brighter light, become so beautiful.

(Daun dari pohon yang melindungimu dari cahaya terang, menjadi begitu indah.)

A green light that come from leafs of tree & rifts of it,,

(Cahaya hijau yang datang dari daun-daun pohon & cela-celanya,,)

And wind that flowing around them, make everything more calm.

(Dan angin yang mengalir di sekitar mereka, membuat segalanya lebih tenang.)

Calmness that change every noise within your heart..

(Ketenangan yang mengubah setiap suara di dalam hatimu..)

Noise that created by anger, sadness, & sickness.

(Suara yang diciptakan oleh kemarahan, kesedihan, & kesakitan.)

But, that calmness can’t change an coldness within your heart..

(Tapi, ketenangan itu tidak dapat mengubah dingin dalam hatimu ..)

And what will you do next?

(Dan apa yang akan kau lakukan selanjutnya?)

Do you want to stay and let your coldness hurt someone until they cry in front of you?

(Apakah kau ingin tinggal dan membiarkan dinginmu menyakiti seseorang sampai mereka menangis di depanmu?)

Or move on, forget the past and try to recreate a love that can be acceptable from both of you?

(Atau move on, melupakan masa lalu dan mencoba untuk menciptakan sebuah cinta yang dapat diterima dari kedua pihak?)

Which path will you take?

(Jalan mana yang akan kau ambil?)

For a moment I just thought what myself told me,,

(Sejenak aku hanya berpikir apa yang diriku katakan padaku,,)

For a moment I thought if maybe I move on but I am forced, what will happen,,

(Sejenak aku berfikir jika mungkin aku move on tapi aku dipaksa, apa yang akan terjadi,,)

For a moment if I go back to pursuing my lost true love, but hurt someone,,

(Sejenak jika aku kembali mengejar cinta sejatiku yang hilang, tapi menyakiti seseorang,,)

For a moment I looking at the fate’s selfishness of myself,,

(Sejenak aku melihat keegoisan takdir tentang diriku sendiri,,)

But at the same time I just can stand still, and waiting..

(Tetapi pada saat yang bersamaan aku hanya bisa berdiri diam, dan menunggu ..)

The next question for MySelf is, waiting for what?

(Pertanyaan selanjutnya untuk diriku adalah, menunggu untuk apa?)

I stared at the sky that become dark by time,,

(Aku menatap langit yang menjadi gelap oleh waktu,,)

I looking at the moon and stars that accompany him,,

(Aku melihat bulan dan bintang-bintang yang menemaninya,,)

I watch them shine the world with their own light,,

(Aku melihat mereka menyinari dunia dengan cahaya mereka sendiri,,)

And in the end,,

(Dan pada akhirnya,,)

I close my eyes, fell asleep without find out the answer that I thought before,,

(Aku memejamkan mataku, tertidur tanpa mengetahui jawaban yang aku pikirkan sebelumnya,,)

But I still believing on my love, within my heart, and pray,,

(Tapi aku masih percaya pada cintaku, dalam hatiku, dan berdoa,,)

I will find that answer with time goes by..

(Aku akan menemukan jawabannya dengan berjalannya waktu ..)

 

 

By: Resaid of Story

Advertisements

Author: resaidofstoryofficial

“As a simple Rational person I was like an ice crystals which stored in a small diamond box filled with water and locked, it long enough being locked so that the boxes become froze.” I have many name, but most of the time my mother call me “Adreas”. My birthday is not one that can easy to remember, 9 day after Christmas eve & 2 day after new years, 1995. As such I have hobby to drawing & writing poem, using literature in small article & being complained by friends because talking like Philosophy, since then I start to write something like this.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s